Sebuah metode “rahasia” yang menakjubkan untuk membuat lensa yang digunakan oleh “bapak mikrobiologi” ditemukan 300 tahun kemudian

Mikroskop Van Levenguk. Penulis: Universitas Utrecht / Rijksmuseum Boerhaave / TU Delft

Menurut sebuah studi baru oleh Rijksmuseum Boerhaave Leiden dan TU Delft, mikroskop yang digunakan Anthony van Leeuwenhoek untuk melakukan penelitian inovatif mengandung lensa yang sangat biasa. Ini adalah penemuan yang luar biasa, karena Van Leeuwenhoek (1632-1723) membuat ilmuwan lain percaya bahwa instrumennya luar biasa. Dengan demikian, selama lebih dari tiga abad telah memikirkan cara membuat lensa. Hasil penelitian ini dipublikasikan di Kemajuan dalam sains hari ini (14 Mei 2021).

Studi sebelumnya yang dilakukan pada tahun 2018 telah menunjukkan bahwa beberapa mikroskop Van Leeuwenhoek mengandung lensa berbasis darat. Saat ini, para peneliti telah mempelajari spesimen yang sangat diperbesar dari koleksi Museum Universitas Utrecht. Meskipun berisi jenis lensa yang berbeda, sungguh mengejutkan bahwa metode yang digunakan untuk membuat lensa itu umum.

Institut Reaktor Delft

Peneliti TU Delft Lambert van Eyck dan kurator Timen Cockwith dan Auke Gerrits dari Rijksmuseum Burhaave di Delft Reactor Institute di Belanda. Kredit: TU Delft

Inovatif tapi rahasia

Dengan bantuan mikroskop, Anthony van Leeuwenhoek melihat dunia baru yang penuh dengan kehidupan kecil, yang tak seorang pun menduga. Dia adalah orang pertama yang mengamati organisme uniseluler, itulah sebabnya dia disebut bapak mikrobiologi. Rincian pengamatannya belum pernah terjadi sebelumnya dan diganti hanya satu abad setelah kematiannya.

Orang-orang sezamannya sangat tertarik pada lensa mana yang berhasil dicapai oleh Van Leeuwenhoek yang luar biasa. Namun, Van Leeuwenhoek berbicara secara pribadi tentang hal itu, percaya bahwa dia telah menemukan cara baru untuk membuat lensa. Sekarang hal itu ternyata hanya omong kosong belaka, setidaknya sejauh menyangkut lensa Utrecht. Ini menjadi jelas ketika para peneliti dari Rijksmuseum Boerhaave Leiden dan TU Delft menggunakan mikroskop Utrecht untuk melakukan tomografi neutron. Ini memungkinkan mereka untuk memeriksa lensa tanpa membuka mikroskop yang berharga, dan dalam prosesnya menghancurkannya. Instrumen ditempatkan dalam berkas neutron di Delft Reactor Institute, untuk mendapatkan gambar tiga dimensi dari lensa tersebut.

Lensa pengait

Lensa mikroskop direkonstruksi sesuai dengan metode Robert Hooke, yang juga digunakan oleh Anthony van Leeuwenhoek untuk mikroskopnya yang sangat membesar. Penulis: Rijksmuseum Boerhaave / TU Delft

Bola kecil

Lensa ini ternyata manik-manik kecil, dan penampilannya sesuai dengan metode pembuatan terkenal yang digunakan pada zaman Van Leeuwenhoek. Kemungkinan besar lensa tersebut tertahan di api oleh batang kaca tipis, sehingga ujungnya digulung menjadi bola kecil, yang kemudian dipecahkan dengan batang kaca.

Metode ini dijelaskan pada tahun 1678 oleh ahli mikroskop berpengaruh lainnya, orang Inggris Robert Hooke, yang menginspirasi ilmuwan lain. Van Leeuwenhoek mungkin juga mengambil inisiatif dari Hooke. Penemuan baru ini ironis, karena sebenarnya Guku sangat tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang metode “rahasia” Van Leeuwenhoek.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa Van Leeuwenhoek telah memperoleh hasil luar biasa dengan metode produksi lensa konvensional yang mengejutkan.

Mikroskop Van Leeuwenhoek

Mikroskop van Leeuwenhoek, milik Museum Universitas Universitas Utrecht, diperiksa. Penulis: Universitas Utrecht / Rijksmuseum Boerhaave / TU Delft

Informasi: 14 Mei 2021, Kemajuan dalam sains.

Related articles

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share article

Latest articles

Menyelidiki lebih dalam tentang asal usul sinar kosmik dengan gerakan Brown geometris

Representasi skema sinar kosmik yang merambat melalui awan magnetik. Kredit: Salvatore Buonocore Model simulasi menyediakan langkah pertama dalam mengembangkan algoritma untuk meningkatkan metode deteksi. Sinar...

Penyerapan elektron terpisah yang ditangkap dalam film

Film menangkap gambar penangkapan elektron terpisah. Kredit: Javier Marmolejo Para peneliti di Universitas Gothenburg telah mengamati penyerapan satu elektron oleh tetesan melayang dengan amplitudo...

Perlindungan probiotik? Bakteri Usus Ditemukan Melindungi Usus Terhadap Virus COVID-19

Para peneliti dari Universitas Yonsei di Korea Selatan telah menemukan bahwa bakteri tertentu yang hidup di usus manusia mengeluarkan obat yang menghambat SARS-CoV-2. ...

Menggali sejarah populasi Neanderthal menggunakan DNA nuklir purba dari sedimen gua

Galeri patung gua di Spanyol utara. Penulis: Javier Trueba - film sains Madrid DNA mitokondria manusia purba telah diekstraksi dari deposit gua, tetapi nilainya...

Sakelar Semikonduktor Berpanduan Laser untuk Komunikasi Generasi Selanjutnya

Insinyur Laboratorium Nasional Lawrence Livermore telah menemukan jenis baru sakelar semikonduktor yang digerakkan oleh laser yang secara teoritis dapat mencapai kecepatan lebih tinggi pada...

Newsletter

Subscribe to stay updated.